Terara, 9 April 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik di tingkat desa, Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lombok Timur melaksanakan kegiatan koordinasi pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa CANTIK). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Camat Terara pada Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan. Program Desa CANTIK sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis dalam mendorong desa agar mampu mengelola dan memanfaatkan data statistik secara mandiri guna mendukung perencanaan dan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari tiga desa di Kecamatan Terara, yaitu Desa Kalianyar, Desa Rarang, dan Desa Rarang Selatan. Para peserta yang hadir terdiri dari perangkat desa serta operator data yang nantinya akan menjadi ujung tombak dalam implementasi program Desa CANTIK di masing-masing wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, Tim BPS Kabupaten Lombok Timur memberikan pemaparan terkait pentingnya statistik dalam pembangunan desa, tata kelola data yang baik, serta pengenalan indikator-indikator utama yang perlu diperhatikan oleh desa. Sementara itu, Dinas PMD Kabupaten Lombok Timur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan instansi terkait dalam mendukung keberhasilan program ini.
Selain sesi pemaparan, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan data di desa masing-masing. Diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret serta memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan Desa CANTIK.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan ketiga desa yang terlibat dapat menjadi percontohan dalam penerapan Desa Cinta Statistik di Kecamatan Terara. Ke depan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembangunan desa berbasis data serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan efektif.